Psikologi Trading Forex
Psikologi Trading Forex
TopikForex - Sangat wajar jika seorang trader (profesional) menganggap trading forex itu hal yang membosankan. Karena kebanyakan waktu yang dihabiskannya untuk menganalisa kondisi pasar, mencocokkan strategi yang cocok untuk momen tertentu, memantau banyak akun (jika ber-profesi sebagai trader joki).




Kata "membosankan" yang kami maksud dalam artikel ini adalah "Bosan" yang disebabkan oleh akun yang terkena Floating (minus) karena menggunakan strategi Long-Term atau jangka panjang sehingga seorang trader yang mengalaminya tidak bisa berbuat apa-apa selain menunggu akun minus tersebut berubah menjadi plus sesuai dengan target yang ditentukan. Nah, kondisi ini kerap dialami oleh trader yang sukses lho...

Lho, kok trader sukses menganggap trading itu membosankan? Tentu saja iya, karena mereka mempunyai target sesuai analisa jangka panjang yang direncanakannya. Mereka tidak kuatir dengan kondisi pasar yang terjadi setelah Entry-Point, Take Profit dan Stop Loss-nya terpasang. Menurut mereka: "Ngapain juga takut, toh saya udah punya analisa yang kuat".

Trader yang sukses adalah trader yang yakin akan analisa dan keputusan yang dibuat.
Untuk meraih kesuksesan dalam hal apapun, kesabaran dan penguasaan diri merupakan hal yang wajib dilalui. Begitu juga dengan trader yang ingin meraih keuntungan dan menjadi sukses dengan hasil tradingannya. Untuk bisa bersabar dan mengontrol diri, kita perlu disiplin dan konsisten akan tujuan yang akan dicapai.


Sangat manusiawi jika seorang trader yang sukses mengalami masa jenuh atau bosan. Dari situ ia bisa belajar bagaimana menguasai diri dan tetap konsisten dengan apa yang sudah direncanakannya. Trader yang sukses harus sanggup membiasakan diri untuk mencintai "kebosanannya" itu. Ingin dapat hasil kuncinya ya sabar. Kalau tidak sabar, ya siap-siap aja kehilangan uang.

Perlu diingat, Trading itu Bisnis dan bukanlah Investasi. Pada investasi, kita MENANAM modal dan MEMBIARKANNYA berkembang. Sedangkan dalam trading, kita MEMAINKAN uang kita dan MEMBUATNYA berkembang atau berkurang. Kalau tidak sabaran, ya Good bye my lovers...